InformasiSosialisasi

Pemilih Pemula Cerdas dan Bijaksana, Bawaslu Kudus Gelar Sosialisasi di SMA NU Al Ma’ruf Kudus

SMA NU Al Ma’ruf Kudus bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepemiluan bagi pelajar dengan tajuk “Pemilih Pemula Cerdas dan Bijaksana” pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di aula lantai 1 SMA NU Al Ma’ruf Kudus mulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh perwakilan siswa kelas X dan XI.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi serta membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya di masa mendatang.

Dalam sosialisasi tersebut, narasumber dari Bawaslu Kabupaten Kudus menyampaikan berbagai materi terkait kepemiluan, salah satunya materi berjudul “Pengawasan Partisipatif oleh Pemilih Pemula.” Melalui materi tersebut, para siswa dikenalkan pada peran penting masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi agar berlangsung jujur, adil, dan transparan.

Peserta juga diajak memahami bentuk-bentuk partisipasi yang dapat dilakukan oleh pemilih pemula, mulai dari meningkatkan literasi politik, menyaring informasi yang beredar di media sosial, hingga berani melaporkan pelanggaran pemilu yang diketahui sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut. Berbagai pertanyaan mengenai proses pemilu, peran Bawaslu, serta tantangan demokrasi di era digital turut disampaikan dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini karena dinilai mampu menambah wawasan kebangsaan dan pendidikan politik bagi peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya demokrasi sekaligus mempersiapkan diri menjadi pemilih yang cerdas, bijaksana, dan bertanggung jawab ketika telah memiliki hak pilih.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan menjadi salah satu bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dengan penyelenggara pemilu dalam meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.